SINTESIS
TUGAS 5 - BAHASA INDONESIA 2
"SINTESIS"
Nama : Suci Febri Wulandari
NPM : 18213657
Kelas : 3EA34
1. Pengertian Sintesis
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) sintesis diartikan sebagai “paduan berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras atau penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus.”
Secara etimologis, Sintesis (berasal dari bahasa Yunani syn = tambah dan thesis = posisi) yang biasanya berarti suatu integrasi dari dua atau lebih elemen yang ada yang menghasilkan suatu hasil baru. Istilah ini mempunyai arti luas dan dapat digunakan ke fisika, ideologi, dan fenomenologi. Dalam dialektik sintesis adalah hasil akhir dari percobaan untuk menggabungkan antara thesis dan antithesis.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sintesis merupakan bentuk kegiatan berpikir atau berlogika yang menggunakan bahasa dan referensinya sebagai alat bedah nalar bagi proposisi untuk menyatakan kebenaran sebuah pernyataan.
2. Cara Membuat Sintesis Tulisan
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya:
3. Cara Membuat Tulisan dari Bahan Bacaan yang Beragam
Membuat tulisan pasti memerlukan sebuah keterampilan, tidak semua orang mampu dengan cermat dan tepat membuat tulisan dari bahan bacaan yang dibacanya. untuk membuat tulisan yang dapat dipahami kita harus pandai/terampil memilih kata agar orang lain mudah mengerti maksud tulisan kita.
Sebelum membuat suatu tulisan, alangkah lebih baik jika kita mempelajari dasar-dasar menulis terlebih dahulu seperti mengetahui dasar-dasar tata bahasa dan ejaan serta penulisan huruf kapital yang benar. Selanjutnya selalu berlatih untuk menulis suatu tulisan dapat menambah keterampilan dalam membuat suatu tulisan.
4. Contoh Sintesis
=> Pengertian Strategi menurut para ahli dalam Rangkuti (2015:3)
Menurut Chandler (1962):
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut, serta priorotas alokasi sumber daya.
Referensi
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
1. Pengertian Sintesis
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) sintesis diartikan sebagai “paduan berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras atau penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus.”
Secara etimologis, Sintesis (berasal dari bahasa Yunani syn = tambah dan thesis = posisi) yang biasanya berarti suatu integrasi dari dua atau lebih elemen yang ada yang menghasilkan suatu hasil baru. Istilah ini mempunyai arti luas dan dapat digunakan ke fisika, ideologi, dan fenomenologi. Dalam dialektik sintesis adalah hasil akhir dari percobaan untuk menggabungkan antara thesis dan antithesis.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sintesis merupakan bentuk kegiatan berpikir atau berlogika yang menggunakan bahasa dan referensinya sebagai alat bedah nalar bagi proposisi untuk menyatakan kebenaran sebuah pernyataan.
2. Cara Membuat Sintesis Tulisan
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya:
- penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya,
- Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya,
- sudut pandang penulis harus tajam,
- penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya, dan penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.
3. Cara Membuat Tulisan dari Bahan Bacaan yang Beragam
Membuat tulisan pasti memerlukan sebuah keterampilan, tidak semua orang mampu dengan cermat dan tepat membuat tulisan dari bahan bacaan yang dibacanya. untuk membuat tulisan yang dapat dipahami kita harus pandai/terampil memilih kata agar orang lain mudah mengerti maksud tulisan kita.
Sebelum membuat suatu tulisan, alangkah lebih baik jika kita mempelajari dasar-dasar menulis terlebih dahulu seperti mengetahui dasar-dasar tata bahasa dan ejaan serta penulisan huruf kapital yang benar. Selanjutnya selalu berlatih untuk menulis suatu tulisan dapat menambah keterampilan dalam membuat suatu tulisan.
4. Contoh Sintesis
=> Pengertian Strategi menurut para ahli dalam Rangkuti (2015:3)
Menurut Chandler (1962):
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut, serta priorotas alokasi sumber daya.
Menurut Learned, Christensen,
Andrews, dan Guth (1965):
Strategi merupakan alat untuk menciptakan keunggulan bersaing. Dengan demikian salah satu fokus strategi adalah memutuskan apakah bisnis tersebut harus ada atau tidak ada.
Menurut Argyris
(1985), Mintzberg (1970), Steiner dan Miner (1977) :
Strategi merupakan respon terus-menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi organisasi.
Menurut Hamel dan Prahald
(1995) :
Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus dan dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Dengan demikian perencanaan strategi hampir selalu dimulai dari "apa yang dapat terjadi", bukan dimulai dari "apa yang terjadi". Terjadinya kecepatan inovasi pasar baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi ini (core competencies). Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan. Referensi
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, Cetakan ke 21. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
http://kbbi.web.id/sintesis (diakses pada 12 Mei 2016)
https://www.academia.edu/7278954/Sintesis (diakses pada 12 Mei 2016)

0 komentar:
Posting Komentar